ANTARA CINTA DAN CITA-CITA WARGA KAMPUNG DUA MENARA

Nikah...
Satu kata seribu makna
Bersatu, bersama, beribadah, dan sebagainya.
Mendapatkannya...
Satu dari seribu makna yang ada
Cintaku padanya melebihi apapun yang ada
Memilikinya...
Merupakan nikmat yang tak ternilai harganya
Ah, apakah bisa???
Apapun hasilnya ku kan terus mencobanya
Secepat mungkin ku ingin mendapatkannya
Karena...
Ku ingin selalu hidup bersamanya
Ku ingin menyatukan jiwaku dengannya
Ku ingin selalu menjaganya
Kapanpun dan dimanapun ku berada
Ku ingin semalaman beribadah bersamanya
 Dan ku ingin segera larut dalam lantunan ayat-ayat sucinya
Al-Qur’an... Itulah namanya
Ku ingin bersatu bersamanya agar bisa menjadi imam yang sempurna
Untuk “makmum” ku yang sebenarnya
Itulah cita-citaku yang sebenarnya...
Bersatu padu dengannya, dalam satu jiwa dan raga...
Yang terdiri dari kumpulan kata-kata dari Tuhan yang Maha Esa
Dengan pengorbanan dan perjuangan yang nyata...
Ku pasti bisa mendapatkannya
Maka ukhti...
Tunggulah diriku ini sampai ku selesai mendapatkannya
Dengan sepenuh jiwa dan raga, ku ikhlas melakukannya
Inilah namanya perpaduan
“Antara Cinta Dan Cita-Cita
Warga kampung Dua Menara”

0 komentar: